Informasi Seputar Cara Flash, Spesifikasi, Dan Teknologi

Monday, September 18, 2017

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Kamera

Assalamualaikum wr.wb
Selamat datang kembali sobat zet. kali ini zet akan membahas megenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kamera. Ternyata banyak juga yang mempengaruhi kualitas pada kamera, diantarnya adalah Megapixel, Sensor, Apertur, Flash, Hardware Software, Lensa, Auto Focus, dan tentu saja pengaturan kamera yang kamu atur sendiri, dan kalau kamu orangnya gk terlalu mementingkan HP jadul, mungkin lumia 1020 bisa jadi pilihan, Soalnya ya gitu deh, lihat aja reviewnya :p


Saran saya jika kamu pengen banget dapet punya kamera smartphone yang berkualitas jangan sesekali melihat ukuran Megapixelnya saja, tapi lihatlah review kamera itu sendiri di Google atau Youtube, tapi alangkah lebih baiknya lagi jika kamu test kamera smartphone itu sendiri, mungkin milik sodara, atau temen kamu sendiri agar kamu tidak menyesal setelah membeli smartphone.

1. Megapiksel

Promosi yang dilakukan oleh perusahaan produsen smartphone kamera sungguh berhasil berkaitan dengan hal yang satu ini. Masyarakat terkesan yakin bahwa semakin tinggi megapiksel sebuah kamera, maka kualitas gambar juga akan semakin bagus .Namun, seberapa besarkah ukuran sebuah gambar yang dapat dicetak dari smartphone dengan tanpa mengurangi kualitas?

Sebagai contoh, jika terdapat sebuah smartphone yang memiliki kamera 2MP dan mampu mencetak gambar berukuran 6 x 4 inci dengan 300ppi. Smartphone modern banyak yang menggunakan kamera 8MP dan kualitas di atasnya. Kebanyakan kamera tersebut mampu menghasilkan gambar berukuran 8 x 11 inci dengan 300ppi.

Jadi, ukuran megapiksel sebuah kamera tak selalu menghadirkan kualitas gambar yang lebih baik. Dengan asumsi di atas, maka dua buah smartphone dengan kamera 2MP dan 8MP memiliki kualitas yang sama.

2. Sensor

Faktor ini adalah hal yang paling krusial pada sebuah smartphone kamera. Sensor gambar berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi sinyal elektrik, sehingga hardware bisa memproses dan mencetak foto digital. Terdapat beberapa jenis sensor yang kini banyak digunakan, mulai dari sensor yang memiliki backside illumination (BSI) atau sensor dengan bentuk fisik yang lebih besar.

Untuk kasus sensor, semakin besar ukuran, belum tentu menjamin kualitasnya. jika Anda membandingkan dua sensor yang memiliki ukuran sama. Belum tentu kedua sensor ini memiliki mutu yang setara.

3. Apertur

Apertur adalah istilah yang sering digunakan oleh para fotografer. Biasanya diwakili dengan huruf 'F' yang diikuti oleh nomor. Nomor tersebut merepresentasikan lebar dari lubang tempat masuknya cahaya ke optik. Semakin lebar apertur, maka semakin banyak pula cahaya yang masuk ke sensor, begitu pula sebaliknya.

Sebuah kamera dengan apertur kecil, memungkinkannya untuk dapat digunakan dalam kondisi yang minim cahaya.

4. Flash

Pencahayaan adalah hal penting untuk sebuah kamera. Jika berada di lingkungan yang gelap, maka akan dibutuhkan cahaya yang cukup agar gambar berkualitas. Hampir sebagian besar smartphone kamera yang beredar di pasaran memiliki LED flash sebagai penerangan atau pencahayaan.

Selain itu, terdapat pula alat lain yang bisa digunakan, yakni Xenon flash. Sayangnya, Xenon ini lebih boros energi, oleh karena itu Xenon jarang ditemui pada smartphone zaman sekarang.


5. Hardware dan Software

Spesifikasi hardware dan software atau dengan kata lain sistem operasi dan aplikasi yang digunakan juga turut berperan dalam memberikan kualitas gambar pada sebuah smartphone kamera.

Kedua faktor ini lebih berperan pada pengontrolan shutter lag yang mengatur delay antar frame gambar.

6. Lensa

Hal lain yang mempengaruhi hasil foto selain sensor kamera adalah kualitas lensa kamera itu sendiri. Kualitas lensa kamera mempengaruhi kejernihan kualitas foto dan bagaimana cahaya dapat masuk dan sampai pada sensor kamera.

Karena itu perlu diperhatikan juga kualitas lensa yang digunakan pada kamera smartphone.

7. Auto Focus

Kamera dengan autofocus akan lebih baik daripada kamera yang hanya memiliki teknologi fixed focus, karena dapat menghasilkan hasil foto yang lebih tajam.

Jika Anda memang ingin menghasilkan foto yang baik dari komponen ini maka usahakan untuk mencari smartphone yang kameranya telah dibekali dengan OIS (Optical Image Stabilization).

OIS ini sendiri berfungsi untuk menghasilkan foto bagus tanpa harus khawatir kamera goyang sehingga menghasilkan gambar buram.

8. Pengaturan Kamera

Kualitas sebuah gambar yang dihasilkan oleh smartphone kamera juga bergantung pada pengaturan yang anda lakukan pada smartphone tersebut. Terdapat beberapa pengaturan yang bisa Anda atur. Antara lain adalah focus, color balance, exposure, ISO dll.

Untungnya, saat ini smartphone dengan kamera bermegapiksel besar yang beredar di pasaran mampu melakukan hal ini secara otomatis.

Demikianlah pembahasan tentang Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Kamera ,Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih telah Berkunjung.
Wassalamualaikum wr.wb

No comments:

Post a Comment